Pertemuan rutin ini menjadi momen berharga di mana seluruh penggerak yayasan melepas sejenak rutinitas pekerjaan dan tugas mengajar untuk duduk bersama dalam kerendahan hati. Tanpa batasan jabatan, suasana kebersamaan begitu terasa saat mereka duduk melingkar, menciptakan ruang silaturahmi yang hangat dan tulus.
Rangkaian Dzikir dan Doa yang Khidmat
Kegiatan yang berlangsung di kediaman anggota pengurus yayasan dan lembaga dan dilaksanakan secara bergantian, acara dkemas dengan sederhana dan tidak lepas dengan budaya pesantren :
- Tawasul Fatihah: Acara dibuka dengan pembacaan Ummul Kitab yang ditujukan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, para sahabat, ulama, serta para sesepuh dan pendiri Yayasan Al-Muttaqin.
- Pembacaan Surah Yasin: Melantunkan "jantung" Al-Qur'an secara berjamaah, memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran bagi seluruh unit pendidikan dan program sosial yang dikelola yayasan.
- Ratibul Haddad: Memasuki inti zikir, seluruh jemaah meresapi setiap bait dalam Ratib karya Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad. Zikir ini dipanjatkan sebagai benteng perlindungan bagi seluruh keluarga besar yayasan dalam menjalankan amanah umat.
- Doa Penutup: Rangkaian ditutup dengan doa bersama, memohon ketetapan iman serta kekuatan agar Yayasan Al-Muttaqin terus menebar manfaat bagi masyarakat luas.
Sinergi dan Ramah Tamah dalam Kesederhanaan
Salah satu perwakilan pengurus menyampaikan bahwa rutinitas Jumat Pon ini adalah "ruh" organisasi. Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga ajang konsolidasi batin antara pengurus dan para pendidik. Dengan hati yang tenang setelah berzikir, komunikasi antar lembaga di bawah naungan yayasan pun terjalin lebih harmonis.
Setelah doa dipanjatkan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana. Di tengah-tengah perkumpulan, berbagai hidangan dan minuman telah tersedia, menjadi pelengkap diskusi santai dan diskusi ringan mengenai perkembangan pendidikan di lembaga masing-masing.
Melalui tradisi zikir rutin ini, Yayasan Al-Muttaqin berkomitmen untuk terus bertumbuh dengan landasan spiritual yang kuat, menjaga amanah pendidikan, dan memperkokoh ukhuwah di antara seluruh staf dan pengajarnya.

0 Comments:
Posting Komentar