JEMBER – Sebagai upaya mengimplementasikan nilai-nilai kemasyarakatan dan dakwah, Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember kembali menerjunkan santri-santrinya dalam Program Abdi Masyarakat (PAM) yang ke-14.
Salah satu titik fokus kegiatan tahun ini bertempat di Pondok Pesantren Al-Muttaqin, Banjar Sengon, Jember. Penugasan khusus untuk Kelompok 7 ini dimulai secara resmi pada hari ini, 12 April 2026, dan direncanakan akan berlangsung hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Fokus pada Pemberdayaan dan Etika
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Para santri diharapkan mampu berbaur dengan warga lokal dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan agama serta kegiatan sosial. Mengusung semangat kedisiplinan dan keramahan, kelompok ini membawa misi penerapan nilai "6S" dalam setiap interaksinya, yaitu:
- Senyum
- Salam
- Sapa
- Sopan
- Santun
- Sanjung
Sinergi Antar Lembaga Pendidikan
Kehadiran santri Nuris di PP Al-Muttaqin disambut baik oleh pengurus pesantren setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam di wilayah Jember serta menjadi wadah bagi para santri untuk melatih jiwa kepemimpinan dan kemandirian sebelum benar-benar terjun ke masyarakat luas.
Dalam dokumentasi pelepasan, terlihat para santri putra mengenakan sarung khas dan jas almamater, sementara santri putri tampil rapi dengan seragam senada, menunjukkan kesiapan fisik dan mental untuk mengabdi selama satu bulan penuh.
"Melalui program ini, kami berharap santri tidak hanya pandai dalam teori kitab, tetapi juga terampil dalam memecahkan masalah di tengah masyarakat dengan akhlakul karimah," ujar salah satu perwakilan pembimbing dalam sela-sela pembukaan kegiatan.
Dengan dimulainya PAM ke-14 ini, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi baru dari para santri yang bermanfaat bagi warga Banjar Sengon dan sekitarnya.

0 Comments:
Posting Komentar