Banjarsengon, 06 Maret 2026 – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai karakter religius dan empati sejak dini, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muttaqin menggelar kegiatan penyaluran zakat kepada warga di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan yang melibatkan langsung para santri ini didampingi secara intensif oleh dewan guru.
Penyaluran zakat ini bukan sekadar rutinitas tahunan di bulan suci, melainkan menjadi bagian dari kurikulum implementatif sekolah untuk mengajarkan santri mengenai kewajiban syariat sekaligus pentingnya berbagi terhadap sesama.
Pendidikan Karakter Melalui Aksi Nyata
Dengan mengenakan seragam kebanggaannya, para santri terlihat antusias saat menyerahkan paket zakat langsung ke tangan warga. Didampingi oleh bapak dan ibu guru, mereka menyisir rumah-rumah warga sekitar untuk memastikan amanah zakat tersampaikan kepada mereka yang berhak menerima (mustahik).
"Tujuan utama kami melibatkan santri secara langsung adalah agar mereka merasakan kebahagiaan saat berbagi. Kami ingin santri MI Al-Muttaqin tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi," ujar salah satu guru pendamping di sela-sela kegiatan.
Apresiasi dari Warga
Kehadiran para santri disambut hangat oleh warga sekitar. Selain membantu meringankan beban ekonomi menjelang hari raya, interaksi langsung antara santri dan warga menciptakan ikatan kekeluargaan yang lebih erat antara pihak madrasah dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tetap, memperkuat peran MI Al-Muttaqin sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan di dalam kelas, tetapi juga aktif memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Tentang MI Al-Muttaqin:
MI Al-Muttaqin merupakan lembaga pendidikan dasar islam yang berkomitmen mencetak generasi Qur'ani yang berakhlakul karimah, unggul dalam prestasi, dan peduli terhadap lingkungan sosial.


0 Comments:
Posting Komentar