Warga turun ke jalan, memanggul ancak dengan senyum dan semangat dalam Festival Kirab Ancak Pra Haflatul Imtihan PP Al Muttaqin, 15 Februari 2026.
Langkah demi langkah menyusuri jalan desa, wajah-wajah penuh semangat itu menjadi bukti bahwa Haflatul Imtihan bukan hanya milik pesantren, tetapi milik bersama. Pada Minggu, 15 Februari 2026, warga dengan kompak ikut serta dalam Festival Kirab Ancak sebagai bagian dari rangkaian pra Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Al Muttaqin.
Dari foto tersebut, terlihat jelas kebersamaan yang hangat. Ancak yang dihias megah dengan hasil bumi—pisang, terong, anggur, sayuran segar hingga janur yang menjulang tinggi—dipanggul bersama. Tidak ada jarak antara santri dan masyarakat. Semua larut dalam satu barisan, satu tujuan, satu kebanggaan.
Senyum yang terpancar, canda ringan di tengah perjalanan, serta semangat gotong royong menghadirkan suasana yang hidup dan penuh makna. Kirab ini bukan sekadar arak-arakan, melainkan simbol rasa syukur, persatuan, dan dukungan warga terhadap pendidikan serta perjuangan para santri.
Keikutsertaan warga menjadi energi tersendiri bagi Pondok Pesantren Al Muttaqin. Pra Haflatul Imtihan terasa semakin bermakna karena dirayakan bersama. Inilah momen yang “dapet feel”-nya—hangat, guyub, dan penuh kebanggaan.
Festival Kirab Ancak 15 Februari 2026 bukan hanya terekam dalam foto, tetapi juga tersimpan sebagai kenangan kebersamaan yang menguatkan langkah menuju puncak Haflatul Imtihan.


0 Comments:
Posting Komentar