Jember – Program Mahasiswa Berdesa (PMB) Universitas Jember Tahun 2026 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal. Mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat Desa Banjarsengon melalui Implementasi Circular Economy Berbasis Kopi dan Pemanfaatan Limbahnya", kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk siswa dan alumni SMK Al Muttaqin sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia pendidikan vokasi, dan masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam program ini adalah pelatihan dan praktik pembuatan baglog jamur tiram dengan memanfaatkan limbah ampas kopi. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi media tanam jamur yang produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Mahasiswa Universitas Jember bersama siswa dan alumni SMK Al Muttaqin memberikan pendampingan secara langsung mulai dari pengenalan konsep circular economy, pemilihan bahan baku, proses pencampuran media tanam, sterilisasi, pengemasan baglog, hingga teknik penanaman bibit jamur dan perawatannya. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai peluang usaha budidaya jamur sebagai salah satu sektor agribisnis yang terus berkembang.
Keterlibatan siswa dan alumni SMK Al Muttaqin menjadi bukti bahwa lulusan pendidikan vokasi mampu berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bekal kompetensi di bidang agriteknologi dan pengolahan hasil pertanian, mereka turut berbagi pengalaman serta keterampilan praktis kepada masyarakat Desa Banjarsengon.
Pemanfaatan limbah kopi sebagai media tanam jamur merupakan salah satu implementasi nyata konsep ekonomi sirkular (Circular Economy), yaitu mengubah limbah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, inovasi ini juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara Universitas Jember, siswa dan alumni SMK Al Muttaqin, serta masyarakat Desa Banjarsengon, diharapkan lahir berbagai inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.


0 Comments:
Posting Komentar